New page of life is begin.

The calendar is over. I need the new one. Let's open the first sheet. That means new page of life is begin.

Hidup ini rangkaian pelajaran yang tak pernah habis sampai kita mati. Jika kamu tidak merasa belajar apapun dalam hidup ini, berarti kamu sudah mati dalam jantung yang masih berdetak. Kosong.
Merenung setahun ke belakang, aku memutuskan untuk lebih terbuka akan apa yang kurasakan dan mengekspresikannya. Keputusan itu memberikan beberapa efek yang kadang menyakitkan, tapi di saat yang sama melegakan. Kenapa menyakitkan? karena aku seringkali menyesali ucapan dan tindakanku yang terkadang menyakiti orang lain. Di saat aku lepas kontrol dan lupa diri. Perasaan bersalah yang muncul adalah bagian yang menyakitkan tapi juga melegakan bahwa Allah masih mengingatkanku untuk selalu berhati-hati.

Di tahun itu, aku juga belajar untuk membuang egoku, melunakkan kerasnya hatiku, mengucapkan terima kasih, maaf, dan menyapa duluan.
Juga, belajar mengakui kesalahan, menerima kelemahan diri, menikmati ejekan sahabat, dan berbagi cerita dari hati ke hati.
Ini tahun dimana aku mempelajari bagaimana menghargai mimpi orang lain, mempelajari semangat mereka meski mimpi itu terlihat begitu jauh, dan menyadari bahwa aku harus bertaubat dari membanding-bandingkan 1 orang dengan lainnya.
Tahun ini, aku begitu menikmati kebersamaan dengan anak-anak kecil dan bayi-bayi... Aku belajar bagaimana cara membuat mereka bahagia sambil mereka bisa mempelajari sesuatu. 

Membahagiakan orang tua dan menghadapi orang yang sudah lanjut usia masih menjadi PR untukku. Aku belum bisa terlalu peduli dengan mereka, cerita mereka, dan kebahagiaan mereka.
Tentang kerja keras, aku masih punya banyak PR untuk itu. 

Mari terus berjuang di lembaran baru ini.. Hidup masih terus berlanjut. Jangan pernah merasa pelajaranmu sudah cukup. Masih banyak yang harus dibenahi dalam diri ini... Teruslah berjuang untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi. 
Selamat datang 2019... :)

Komentar